PT Gasuma-Bahtera Penuhi Tuntutan Garang

user
nugroho 12 Januari 2012, 00:27 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Ali Mahmudy

Puluhan warga Dusun Warang, Desa Sumurcinde, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jatim, yang tergabung dalam generasi pemuda warang (Garang) menggelar unjuk rasa menuntut PT. Gasuma Federal Indonesi dan PT Bahtera Abadi Gas memperkerjakan warga lokal, Rabu (11/1), sekitar pukul 07.00 wib. Perusahaan pengolahan flare gas (gas ikutan) dari Lapangan Sukowati, Blok Tuban, yang dioperatori Joint Operating Body Pertamina - PetroChina East Java (JOBP-PEJ) itu, akhirnya memenuhi tuntutan warga.

Dalam aksinya, massa yang terdiri pemuda dan ibu-ibu itu berorasi sambil membentangkan bener berisi beberapa tuntutan. Diantaranya, menuntut rekruitmen tenaga kerja 80 persen harus warga Warang, transparasi perekrutan tenaga kerja, tes perekrutan dilakukan di desa.

“Kita akan menghentikan semua aktifitas perusahaan jika tuntutan kami tidak dipenuhi,” tegas Agus Supriadi,  Ketua Garang.

Senada diungkapkan Koordinator Lapangan (Korlap), Anwar S. Dia mengancam akan terus melakukan aksi bila PT Bahtera Abadi Gas tidak memenuhi tuntutan warga.

“Putra desa harus dilibatkan secara maskimal dalam proyek ini,” tandas Anwar sambil terus membakar massa.

Selama aksi berlangsung beberapa perwakilan Garang bernegoisasi dengan pihak PT Bahtera Abadi Gas yang difasilitasi Kepala Desa Sumurcinde. Namun dari negoisasi tersebut belum menemukan titik temu. Sebab dalam perekrutan tenaga kerja PT Bahtera harus lebih dulu membicarakan dengan desa-desa lain yang tempatnya berdektan kantor PT. Bahtera seperti Desa Sokosari dan Bangunrejo.

Hasilnya, pihak PT. Bahtera akhirnya bersedia menggunakan tenaga kerja dari warga Sumurcinde sebanyak 70 persen. Massa mengaku puas tuntutan mereka dipenuhi dan kemudian membubarkan diri.

Kredit

Bagikan