Bojonegoro Nyatakan Siap Bangun Jembatan Glendeng, Pemprov Jatim Belum Serahkan Aset

user
nugroho 29 Juni 2022, 22:46 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Status kepemilikan Jembatan Glendeng masih belum jelas. Namun, Pemkab Bojonegoro bersedia membangun Jembatan Glendeng jika aset kepemilikan diserahkan ke Bojonegoro. Namun, Pemprov Jatim belum memutuskan penyerahan aset karena masih melakukan perhitungan nilai aset jembatan.

Sebelumnya digelar rapat, Selasa (28/6/2022) malam yang diikuti Badan Pendapatan Daerah Pemprov Jatim, PU Bina Marga dan Tata Ruang Pemprov Jatim, Pemkab Bojonegoro, Pemkab Tuban, dan Bakorwil Bojonegoro.

"Namun, dari hasil koordinasi Pemkab Bojonegoro siap menindaklanjuti pembangunan apabila ditunjuk oleh pemerintah pusat maupun provinsi," kata Kepala Badan Pembangunan dan Perencanaan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Anwar Murtadlo.

Dia mengatakan, saat ini Pemprov Jatim sedang melakukan perhitungan nilai aset dan kondisi Jembatan Glendeng. Jika regulasi telah terpenuhi Pemkab Bojonegoro siap membangun jembatan yang menghubungkan Desa Simorejo, Kecamatan Soko, Tuban-Desa Kalirejo, Kecamatan/ Kabupaten Bojonegoro itu.

"Kami menunggu hasil keputusan dari Pemprov Jatim-Tuban dan aset jembatan belum diserahkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bakorwil Bojonegoro, Agung Subagyo pasca rapat zoom semalam mengatakan, setelah dilakukan Rakor melalui virtual zoom meeting pada Selasa malam aset Jembatan Simo -Kalirejo akan dikembalikan melalui provinsi.

“Dan hasil rapat akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Timur, serta ditindaklanjuti oleh pihak-pihak yang berwenang," katanya, Rabu (29/6/2022).

Untuk diketahui, jembatan yang melintang di atas Sungai Bengawan Solo tersebut ditutup total pada 21 Mei 2022 lalu. Hal itu, disebabkan oleh menurunnya kontruksi bangunan sektar 30 cm dan dinilai membahayakan jika terjadi aktivitas di atasnya.(jk)

Kredit

Bagikan