Jumlah Perempuan Gugat Cerai Cukup Tinggi, Salah Satunya Gara-gara Medsos

user
Nugroho 02 September 2022, 21:34 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Angka perceraian di Bojonegoro, Jawa Timur terus mengalami kenaikan. Namun, rata-rata yang mengajukan perceraian didominasi kaum perempuan. Hingga Agustus 2022 sudah 189 perempuan yang mengajukan cerai gugat.

"Jumlah itu lebih banyak dibandingkan cerai talak yakni 93 pengajuan," kata Ketua Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro, Sholikin Jamik.

Dia mengatakan, banyak faktor yang mempengaruhi tingginya angka perceraian di Kabupaten Bojonegoro. Diantaranya karena faktor ekonomi, masalah ranjang hingga perselingkuhan akibat dampak negatif media sosial.

Selain itu, pasangan suami istri lebih mengedepankan ego alias tidak ada yang mau mengalah saat ada masalah rumah tangga. Sehingga timbul pengajuan perceraian.

"Namun, PA Bojonegoro telah berhasil melakukan mediasi pada kasus calon duda dan janda yang ingin menggugat dan melakukan talak pasangannya," kata Sholikin.

Dia mengatakan, ada 7 pasangan yang berhasil di mediasi. Mereka menyadari dalam hidup ini kalau mengedepankan ego pasti tidak akan bisa jalan baik. Nantinya yang menjadi korban pasti anak.(jk)

Credits

Bagikan