Pembangunan 4 Embung Baru di Bojonegoro Rampung Tahun Ini

user
Nugroho 05 September 2022, 21:51 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Sebanyak empat embung baru di Bojonegoro, Jawa Timur telah selesai dibangun tahun ini. Embung-embung itu untuk menampung air dan mengantisipasi kekeringan selama musim kemarau.

Kepala Bidang Air Baku Irigasi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) Bojonegoro, Bungku Susilowati mengatakan, empat embung yang dibangun tersebut dapat menampung air sebesar 29.904 meter kubik.

"Ada empat embung baru yang dibangun di tahun 2022 ini, sementara satu embung yang akan dinormalisasi," katanya, Senin (5/9/2022).

Dia mengatakan, embung-embung itu untuk mengantisipasi kekeringan di wilayah Bojonegoro selama kemarau. Terutama untuk mengaliri lahan pertanian.

"Total embung yang telah dibangun hingga saat ini sebanyak 533 embung," katanya.

Bungku menjelaskan, untuk rincian embung yang dibangun diantaranya di Desa Bareng volumenya capai 8.400 meter kubik, Desa Bobol 6.300 meter kubik untuk Kecamatan Sekar, Desa Kabalan di Kecamatan Kantor daya tampungnya capai 6.804 meter kubik, sementara embung baru terakhir di Desa/Kecamatan Kedungadem yang memiliki daya tampung sebesar 8.400 meter kubik.

"Dan satu embung normalisasi di Desa Dayukidul, Kecamatan Kedungadem," katanya.

Sebelumnya, lanjut dia, ada 11 embung di tahun 2022 yang telah selesai dibangun yang berlokasi di Desa/Kecamatan Purwosari, Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Desa Bumiayu, Kecamatan Baureno, Desa Sidobandung, dan Desa Sobontoro Kecamatan Balen, Desa Kedungadem, Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, Desa Ngraseh Kecamatan Dander serta Desa Klino Kecamatan Sekar. Juga, Desa Mojosari, Kecamatan Kepohbaru dan Desa/Kecamatan Kedungadem.

"Setiap embung memiliki daya tampung sebesar 175.000 meter kubik," katanya.(jk)

Credits

Bagikan