Rumah Kost dan Kontrakan di Cepu Diduga Banyak Dihuni Pasangan Tak Sah

user
Nugroho 19 September 2022, 22:00 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Keberadaaan rumah kos dan kontrakan di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah, menimbulkan gejolak di lingkungan. Pasalnya, beberapa tempat kos dan kontrakan ditengarai menjadi tempat tinggal pasangan laki-laki dan perempuan yang bukan pasangan sah.

"Tidak jarang ada laporan masuk kepada kami. Ada pasangan yang diduga bukan pasangan sah suami istri. Tinggal satu kamar maupun satu kontrakan. Sehingga membuat warga merasa resah," kata Kepala Seksi Trantib Kantor Kecamatan Cepu, Listyo Winarno, Senin (19/9/2022).

Laporan itu, menurut dia, datang dari warga penghuni lingkungan yang kurang nyaman dengan pasangan yang diduga tidak sah tersebut.

"Laporan ya tetap kami terima, tapi kami tidak ada kewenangan untuk menindak," ujarnya.

Dia menjelaskan, masalah ini sebenarnya menjadi catatan tersendiri. Karena di lingkungan itu ada RT, RW, hingga kelurahan. Mengingat, para penghuni rumah kost maupun kontrakan tersebut semestinya mendapatkan izin dari RT setempat.

Minimal ada pemberitahuan dari pemilik rumah kost kepada lingkungan. Terkait penghuni baru yang bertempat tinggal di rumah kost maupun kontrakan.

"Jika ada permasalahan dugaan ditempati pasangan yang tidak sah, seharusnya bisa di selesaikan di lingkungan setempat. Tidak harus laporan kepada kami. Kalau terjadi jalan buntu, bisa berkoordinasi dengan kami," tandasnya.

Ia mengimbau kepada ketua RT, RW maupun pihak kelurahan, supaya rutin melalukan cek lokasi. Terutama yang digunakan untuk usaha Rumah Kost mapun usaha kontrakan.

"Dicek secara teliti, baik identitas penghuni dan pekejaannya. Supaya jelas ketika ada yang bertanya," tandasnya.(ams)

Credits

Bagikan