Tanggul di Desa Kedungprimpen Jebol 7 Meter, Rendam Persawahan Warga

user
Nugroho 25 Oktober 2022, 04:21 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Debit air sungai meningkat mengakibatkan tanggul di Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur jebol hingga tujuh meter. Akibatnya, padi milik petani berumur 20 sampai 30 hari terendam.

Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro Ardhian Orianto mengatakan, tanggul di Desa Kedungprimpen jebol karena debit air Kali Avour mengalami peningkatan akibat curah hujan yang tinggi. Selain itu, tinggi muka air (TMA) Sungai Ingas dan Bengawan Solo juga mengalami peningkatan dan menyebabkan debit air naik.

"Aliran Sungai Ingas terhambat dan melimpah ke Tanggul Kali Avour sisi timur wilayah Desa Kedungprimpen sehingga membuat tanggul jebol," katanya, Senin (24/10/2022).

Dia mengatakan, tanggul Kali Avour Desa Kedungprimpen jebol sepanjang tujuh meter dengan lebar dua meter dan merendam tanaman padi berumur sekitar 20 sampai 30 hari. Untuk saat ini tnggul dapat ditutup sementara, namun debit air terus bertambah.

"Situasi saat Ini di lokasi sedang hujan," katanya.

Dia menambahkan, masyarakat melakukan kerja bakti dan menutup sementara tanggul yang jebol. Yakni menutup dengan terpal 10 lembar, sesek 50 lembar, bongkotan atau bambu 20 batang, zak 700 lembar dari BPBD Bojonegoro.

"Besok akan menggunakan perahu fiber untuk mobilisasi logistik untuk kegiatan kerja bakti perbaikan tanggul," katanya.(jk)

Kredit

Bagikan