Kapolres Bojonegoro Minta Satlantas Kedepankan Tilang Elektronik

user
Sasongko 31 Oktober 2022, 21:30 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro – Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammmad, meminta kepada para personel Satlantas (Satuan Lalu Lintas) di wilayah hukum setempat agar mengedepankan penindakan melalui tilang elektronik guna menghindari terjadinya pungli (pungutan liar).

Hal tersebut disampaikan oleh orang nomor satu di Polres Bojonegoro ini dalam arahan kepada seluruh personel Satlantas di Gedung Satlantas lantai tiga Jalan Imam Bonjol, Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (31/10/2022).

"Polisi Lalu Lintas (Polantas) saya minta untuk mengedepankan penindakan melalui tilang elektronik (E-TLE) baik statis maupun mobile atau dengan melaksanakan teguran atau peringatan kepada pelanggar lalu lintas," kata AKBP Muhammad.

Dijelaskan, bahwa arahan tersebut menindak lanjuti instruksi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, kepada Satlantas agar mengoptimalkan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) statis maupun mobile serta dilarang melaksanakan tilang manual untuk menghindari terjadinya pungli.

Instruksi tersebut, lanjut Kapolres, tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022 tanggal 18 Oktober 2022, yang ditandatangani oleh Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Firman Shantyabudi.

"Penindakan pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan tilang manual. Namun menggunakan ETLE baik statis maupun mobile," jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima SuaraBanyuurip.com.

Ditambahkan, terkait instruksi atau kebijakan larangan penindakan tilang manual, merupakan perwujudan komitmen Polri untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

Pada prinsipnya, kebijakan itu untuk mencegah interaksi antara pelanggar dan petugas, agar tidak terjadi pemufakatan jahat atau suap antara petugas dan pelanggar dan atau mencegah anggota melakukan penyimpangan dengan memanfaatkan kewenangan penegakan hukum lantas.

“Kebijakan ini bentuk komitmen Bapak Kapolri demi meningkatkan dan sekaligus meyakinkan agar secara keseluruhan bahwa citra positif itu sangat tergantung pada profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Polri dalam melaksanakan tugasnya harus mendapatkan dukungan penuh seluruh komponen masyarakat," tambah Kapolres.

Selain itu, Perwira lulusan Akpol 2003 ini juga meminta seluruh personel Polres Bojonegoro untuk memberikan pelayanan prima dengan menerapkan senyum, sapa, dan salam (3S) saat memberikan pelayanan.

"Dan quick respon atau cepat tanggap menerima laporan atau aduan dari masyarakat," tegasnya.(fin)

Kredit

Bagikan