Satu Warga Bojonegoro Tewas Dibacok Kelompok Orang Tak Dikenal

user
Nugroho 01 November 2022, 13:30 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Bojonegoro - Seorang warga Bojonegoro, Jawa Timur, tewas setelah dibacok sekelompok orang tak dikenal. Sementara satu orang lainnya mengalami luka ringan.

Korban meninggal bernama Mochammad Rohmansyah, (22), warga Desa Batokan Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro. Satu orang korban lainnya sekaligus saksi, bernama Windu Yuli Eka Irfanto, (18), warga setempat.

Korban Mochammad Rohmansyah sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Cepu (RSU) untuk dilakukan pemeriksaan. Namun nyawanya tidak dapat tertolong akibat luka bacokan di tubuhnya.

Sedangkan korban Windu Yuli Eka Irfanto, hanya mendapatkan luka pada bagian pelipis dan jarinya. Nyawanya selamat dan lukanya sudah mendapat perawatan medis.

Peristiwa pembacokan terjadi di jalan Komplek Jalan Mentul Kelurahan Karangboyo, depan Wisma Vyatra milik Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu, Kabupaten Blora, Senin (31/10/2022), sekira pukul 22.00 WIB.

Polsek Cepu langsung mendatangi lokasi kejadian setelah mendapat laporan adanya orang meninggal yang diduga dikeroyok. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah warga di lokasi kejadian.

Kanit Reskrim Polsek Cepu, Ipda Jaikun, menyampaikan jika mereka korban pengeroyokan.

"Antangan (saling tantang), dengan lawan tak imbang. Dengan jumlah lebih banyak, pihak lawan menggunakan senjata tajam," katanya saat berada di halaman parkir IGD RSU Cepu, semalam.

Tidak lama berselang, dari IGD RSU Cepu, anggota Polsek Cepu, Satreskrim Polres Blora, Inafis Polres Blora, mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ada tiga saksi yang saat itu dilibatkan dalam proses olah TKP, termasuk saksi korban yang mengalami luka ringan.

Sejumlah informasi berhasil dikumpulkan dalam olah TKP yang dilakukan hingga dini hari. Diperoleh informasi, sebanyak 6 orang dari kelompok korban malam itu sedang duduk di depan pagar Wisma Vyatra. Mereka sengaja menunggu orang yang belum dikenal sebelumnya yang mengajak bertemu di TKP.

Sekira pukul 22.00 WIB, datang sekelompok orang yang dimaksud. Terjadi obrolan hingga kemudiam terjadi perkelahian.

Dirasa tidak imbang, karena pihak lawan membawa senjata tajam, dari pihak kelompok korban mencoba kabur. Namun usaha mereka gagal, karena setiap sudut sudah dikepung kelompok lawan yang bersenjata tajam. Satu orang tewas usai mendapat bacokan.

Perkelahian tidak berlangsung lama. Setelah jatuh korban, pihak lawan langsung bubar.

"Saat itu saya mencoba lari, tapi ternyata ada yang cegat. Kalau semua,15 orang mungkin ada. Mereka bawa senjata," kata dia dise-sela olah TKP.(ams)

Kredit

Bagikan