Pengajuan Dispensasi Kawin di Bojonegoro Turun

user
Nugroho 05 Januari 2023, 18:56 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Pengajuan dispensasi kawin (diska) sejak Januari hingga Desember 2022 sebanyak 532 pemohon. Jumlah tersebut diklaim Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro, Jawa Timur turun dibandingkan 2021 lalu 608 pemohon.

"Namun, meski turun diska atau menikah di bawah umur harus tetap menjadi perhatian serius pemerintah," kata Panitera PA Bojonegoro Sholikin Jamik.

Sebab, menikah di bawah umur 19 tahun bisa berpotensi adanya kekerasan terhadap perempuan. Dia mengatakan, hal itu karena secara mental perempuan di bawah umur belum siap sepenuhnya.

"Juga reproduksi anak belum matang berbeda dengan orang dewasa. Tentu, saat mengandung dan melahirkan akan beresiko tinggi terhadap kematian baik ibu dan anak," katanya, Kamis (5/1/2023).

Dia mengatakan, hingga Desember 2022 sebanyak 532 pemohon diska. Turun dibandingkan 2021 lalu 608 pemohon. Penyebabnya karena anak-anak sudah beraktivitas kembali di bangku sekolah.

"Kemungkinan jug karena pendidikan di Bojonegoro sudah tinggi," katanya.

Sementara itu, Pengurus Kopri PC PMII Bojonegoro Rizkun Navi'ah Darojah mengatakan, penurunan angka diska 2022 belum signifikan. Dan perlu campur tangan semua pihak untuk menangani diska.

"Karena selain ada kekerasan terhadap perempuan, nikah muda bisa menyebabkan stunting," katanya.(jk)

Kredit

Bagikan