Diduga Ceburkan Diri ke Sungai, Warga Jelu Belum Ditemukan

user
Sasongko 11 Januari 2023, 21:00 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Seorang warga Desa Jelu, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dilaporkan tenggelam di sungai setempat pada Selasa (10/1/2023) dini hari. Diketahui korban bernama Parmi (40), warga Rukun Tetangga (RT) 11, Rukun Warga (RW) 03 sampai saat ini belum ditemukan dan masih dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan.

Terdiri dari Basarnas, SAR BPBD, Team URC SH Terate, LPBI NU, SAR MTA, TNI, Polri, Satpol PP, ORARI, Perangkat Desa Jelu, dan warga setempat.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Jawa Timur, Zainul Ma'arif mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB Selasa kemarin. Saat itu keluarga korban bingung mencari Parmi sedang tidak ada di rumah lalu meminta tolong warga untuk mencari korban.

"Sekitar pukul 01.30 WIB warga menemukan sandal korban di Jembatan dengan posisi menghadap utara," kata Zainul Ma'arif, Rabu (11/1/2023).

Team URC SH Terate, Basarnas, BPBD dan terkait saat bersiap melakukan penyisiran sungai turut Desa Jelu.
© 2023 suarabanyuurip.com/Sami'an Sasongko

Dia mengatakan, untuk laporan sementara saat ini korban masih belum ditemukan dan masih dilakukan pencarian Tim SAR gabungan. Dugaan sementara korban tenggelam di Sungai Desa Jelu, Kecamatan Ngasem.

"Perkembangan kejadian, untuk saat ini pihak keluarga bersama personel SAR bersama warga melakukan pencarian di aliran sungai turut Desa Jelu," imbuhnya.

Sementara Kepala Desa (Kades) Jelu, Ritwan mengatakan, bahwa korban sebelumnya beberapa bulan lalu pernah mencoba bunuh diri dengan cara gantung diri. Namun berhasil digagalkan oleh keluarganya.

"Ketika di rumah tidak ada, lalu dilakukan pencarian di sekitar rumah korban kemudian ditemukan sandal korban di atas jembatan Desa Jelu dan diduga korban menceburkan diri ke sungai," kata Kades Jelu, Ritwan ditemui disela-sela ikut mencari korban di sungai.(jk)

Kredit

Bagikan