Gugatan Dugaan Penyerobotan Tanah Terhadap Bupati Anna Dicabut

user
Sasongko 24 Januari 2023, 18:00 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Gugatan perkara dugaan penyerobotan tanah milik S. Marman, warga Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang ditengarai dilakukan oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah akhirnya dicabut oleh Penggugat.

Hadir dalam persidangan perkara perdata nomor 44/Pdt.G/2022/PN Bjn tanggal 07 Desember 2022 dalam klasifikasi Perbuatan Melawan Hukum (PMH), pihak Penggugat yaitu S. Marman didampingi kuasa hukumnya, Nur Aziz.

Bupati Bojonegoro di pihak Tergugat menunjuk Analis Hukum Ahli Muda Bagian Hukum Pemkab Bojonegoro, Abdul Aziz, dan pihak turut Tergugat, yakni BPN Bojonegoro dihadiri oleh Syaifuddin Fatoni.

Keputusan pencabutan gugatan ini disampaikan oleh Ketua Majelis Hakim, Nalfrjhon dalam sidang pertama di Pengadilan Negeri Bojonegoro, Selasa (24/01/2023). Persidangan kembali digelar karena mediasi dilaporkan gagal disebabkan tidak ada temu antar pihak yang bersengketa.

Penggugat, S. Marman (kanan belakang) didampingi Pengacara Nur Aziz, (kiri depan).
© 2023 suarabanyuurip.com/Arifin Jauhari

Pihak Penggugat mencabut gugatannya dengan alasan pihak Penggugat akan menambah para pihak. Karena gugatan dicabut sebelum pihak Tergugat memberikan jawaban maka pencabutan gugatan ini tidak memerlukan persetujuan pihak Tergugat.

"Majelis Hakim mengabulkan permohonan pencabutan gugatan perkara nomor 44/Pdt.G/2022/PN Bjn tanggal 07 Desember 2022. Selanjutnya membebankan biaya perkara kepada Tergugat," kata Ketua Majelis Hakim Nalfrijhon didampingi dua Hakim Anggota, Ida Zulfamazidah dan Hario Purwo Hantoro.

Sementara itu, kuasa hukum Pemkab Bojonegoro, Abdul Aziz menyatakan, tidak perlu untuk mengomentari langkah Penggugat. Karena hal itu tidak memerlukan persetujan Tergugat.

"Apapun alasan perkara pihak Penggugat, itu hak mereka. Ya sesuai dengan acara," ucapnya.

Di lain pihak, S. Marman selaku Penggugat melalui pengacaranya, Nur Aziz mengaku, mencabut gugatan karena ada strategi baru yang telah disiapkan. Ini diperlukan mengingat ada hal sangat substantif yang terlewati. Namun pihaknya tidak bisa membeberkan perihal apa dan bagaimana atas hal itu.

"Kami tidak bisa membeberkan informasinya secara rinci, karena ini bagian dari strategi kami. Yang jelas setelah pencabutan ini akan kami daftarkan gugatan kembali. Kemungkinan besar masih ke sini (PN Bojonegoro-Red)," ujar pengacara ramah asal Tuban ini.(fin)

Kredit

Bagikan