Sebut Ketersediaan Air Bersih dan Pengelolaan Sampah di Bojonegoro Perlu Merata

user
samian 05 Juni 2022, 20:53 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Forum Sekretaris Desa Seluruh Indonesia (Forsekdesi) Bojonegoro, menyebut dua hal dirasa perlu untuk diperhatikan dalam persoalan lingkungan hidup di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Dua hal itu diantaranya ketersediaan air bersih dan pengelolaan sampah yang hingga kini belum merata.

Dua hal ini harus diperhatikan dan perlu lebih merata di kabupaten penghasil minyak dan gas bumi (migas) terbesar di Indonesia tersebut.

"Saat ini, ketersediaan air bersih dan sampah memang menjadi persoalan lingkungan yang harus diperhatikan, khususnya di Bojonegoro," kata Ketua Umum Forsekdesi Kabupaten Bojonegoro, Ferdiati, SH., kepada SuaraBanyuurip.com, Minggu (05/06/2022).

Menurut ketua organisasi yang peduli kelestarian lingkungan hidup ini, ketersediaan air bersih di kabupaten penyumbang 30 persen produksi Migas nasional ini masih belum merata.

Setiap tahun di musim kemarau krisis air bersih dikatakan pasti terjadi. Ia berpendapat, solusi dari permasalahan ini salah satunya melalui perbaikan lingkungan hidup. Antara lain, dengan membuat waduk atau embung sebagai tangkapan atau penampung air. Kemudian juga memperbanyak Sistem Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (SPAM).

Berkenaan dengan sampah, bertepatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni 2022, Ferdi memandang perlunya mendorong masyarakat untuk sadar lingkungan, dengan menerapkan kebiasaan hidup zero waste, membuang sampah pada tempatnya, tidak membuang sampah di sungai, atau sumber air lainnya.

"Tentunya hal itu memerlukan upaya, yakni menyediakan tempat pembuangan dan teknologi pengolahan sampah yang lebih meluas dan lebih merata lagi," ucapnya.(fin)

Kredit

Bagikan