Mudik Gratis Pemprov Jatim Kurang Diminati Pemudik

user
samian 28 April 2022, 20:20 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Sebanyak dua armada bus yang disediakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) untuk mudik lebaran gratis Surabaya - Bojonegoro, terkesan kurang diminati para pemudik.

Terbukti dari jumlah pemudik dalam dua armada bus yang tiba di Terminal Type A Rajekwesi Bojonegoro sekitar pukul 12.00 WIB. Dari target 64 pemudik hari raya Idul Fitri 1443 H/2022 ini hanya terpenuhi 38 orang penumpang.

"Targetnya untuk 64 orang pemudik, tapi hanya terisi 38 orang saja. Mungkin masih banyak warga yang belum libur sehingga belum bisa mudik hari ini," kata Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Dedi Kurniadi, kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (28/04/2022).

Terpisah, Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Type A Rajekwesi Bojonegoro, Budi Sugiarto menuturkan, memasuki H-4 Hari Raya Idul Fitri, jumlah penumpang yang berangkat maupun tiba mulai ada peningkatan.

"Peningkatan penumpang sudah mulai terlihat sedikit demi sedikit," ujarnya.

Pria ramah ini memperkirakan, puncak arus mudik akan terjadi mulai 29 April 2022 besok. Karena baik pegawai perkantoran maupun anak sekolah sudah mulai libur cuti bersama. Hal ini bisa diketahui dari data jumlah penumpang yang berangkat dari terminal Rajekwesi sebanyak 140 hingga 150 orang per hari.

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, Perusahaan Otobus bisa mengajukan ijin insidentil di luar trayek yang sudah ada. Dengan masa berlaku sekali perjalanan pulang dan pergi.

"Ijin insidentil berlaku maksimal 7 hari dan hanya sekali pulang pergi," pungkasnya.(fin)

Kredit

Bagikan