P-APBD Bojonegoro Tahun 2022 Diproyeksi Capai Rp 7,3 Triliun

user
Nugroho 06 September 2022, 22:00 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2022 diproyeksikan sebesar Rp 7,3 triliun. Ada tambahan sekitar Rp 1,6 triliun dari sebelumnya Rp 5,9 triliun.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan, postur P-APBD 2022 keseluruhan mencapai Rp 7,3 triliun. Rinciannya, untuk jumlah pendapatan sebelum perubahan Rp 4,1 triliun menjadi Rp 4,2 triliun.

"Sehingga ada pertambahan pendapatan 60 miliar atau meningkat 1,45 persen," katanya.

Untuk sisi belanja, kata dia, sebelum perubahan Rp 5,9 triliun, ada kenaikan Rp 553 miliar sehingga anggaran untuk belanja P-APBD sebesar Rp 6,5 triliun. Sedangkan defisit anggaran sebelum perubahan Rp 1,7 triliun menjadi Rp 2,2 triliun.

Adapun dalam pembiayaan, sebelum P-APBD sebesar Rp 1,8 triliun menjadi Rp 2,8 triliun. Yakni untuk penerimaan pembiayaan ada tambahan sebesar Rp 1,5 triliun.

"Dan penerimaan pembiayaan yang ada dari sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) yang semula Rp 1,8 triliun menjadi Rp 2,8 triliun. Itu dari sisa penghitungan sesuai pemeriksaan BPK," katanya.

Dia mengatakan, untuk pengeluaran pembiayaan sebelum perubahan Rp 22 miliar menjadi Rp 535 miliar. Untuk pembiayaan ini adalah penyertaan modal PDAM dan BPR serta pengeluaran dana abadi.

"Sehingga postur P-APBD secara keseluruhan Rp 7,3 triliun yang sebelumnya Rp 5,9 triliun. Sehingga ada pertambahan sebelum P dan sesudah yakni bertambah Rp 1,6 triliun," kata Nurul.

Sementara itu, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan, pembahasan KUA PPAS P-APBD 2022 kemarin untuk anggaran perubahan diproyeksikan Rp 7,3 triliun yang sebelumnya Rp 5,9 triliun.

"Artinya ada tambahan Rp 1,6 triliun untuk P-APBD ini," katanya, Selasa (6/9/2022).(jk)

Credits

Bagikan