KPUD Bojonegoro Bersiap Verifikasi Faktual 15 Parpol

user
Sasongko 17 September 2022, 00:25 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bojonegoro, Jawa Timur, bersiap melakukan verifikasi faktual terhadap 15 Partai Politik (Parpol) dari 24 Parpol yang telah mendaftar ke KPU RI sebagai calon peserta pemilihan umum (Pemilu) 2024 yang ada di Bojonegoro.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPUD Bojonegoro, Fatma Lestari mengatakan, dari 24 parpol, ke 15 parpol yang bakal diverifikasi faktual merupakan parpol baru dan parpol lama yang tidak mencapai ambang batas PT (Parliamentary Treshold). Sedangkan ke 9 parpol lainnya yang sudah lolos PT dipastikan tidak perlu verifikasi faktual.

Sembilan parpol yang dinyatakan lolos PT yaitu PKB, PDIP, PPP, PAN, Gerindra, Golkar, Nasdem, PKS dan Demokrat. Sementara sejumlah parpol baru yang harus terlebih dahulu membuktikan 1.000 anggota yang memenuhi syarat dan diverifikasi faktual misalnya, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Gelora, Partai Buruh, Partai Ummat, Partai Rakyat Adil Makmur, Partai Republiku Indonesia, Parsindo, dan Partai Republik.

"Usai verifikasi administrasi, mulai tanggal 15 sampai dengan 28 September 2022, 15 parpol mendapat kesempatan untuk meng-upload kekurangannya. Jadi untuk anggota yang dinyatakan belum memenuhi syarat, dalam administrasi perbaikan ini bisa diganti dengan yang baru," kata Fatma kepada SuaraBanyuurip.com, Jumat (16/09/2022).

Kemudian, lanjut Fatma, administrasi perbaikan akan diverifikasi mulai tanggal 1 Oktober 2022 sampai tanggal 9 Oktober 2022. Jika lolos, akan dilanjutkan dengan verifikasi faktual dimulai tanggal 15 Oktober 2022.

Dijelaskan, bahwa verifikasi faktual tersebut ada tiga macam. Yakni, verifikasi faktual anggota, pengurus dan kantor parpol. Verifikasi faktual keanggotaan dengan bertemu secara langsung by name by addres. Jika tidak bertemu, akan dilaksanakan pertemuan di kantor parpol.

"Jika masih tidak bisa, akan dilakukan dengan menggunakan sarana teknologi. Misalnya video call," ujarnya.(fin)

Credits

Bagikan