Pengusaha Lokal Ring 1 Blok Cepu Siap Maju di Pileg 2024

user
Sasongko 20 November 2022, 08:00 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Sami'an Sasongko

Bojonegoro - Pengusaha lokal ring satu ladang minyak Banyu Urip, Blok Cepu, siap maju dikancah pemilihan legislatif (Pileg) di Kabupaten Bojonegoro 2024 mendatang. Dia adalah Mohammad Mahmudi, warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

"Tahun 2024, saya siap maju di pileg Bojonegoro," kata Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Gayam, Mohammad Mahmudi, kepada SuaraBanyuirip.com.

Mahmudi mengaku, ketertarikannya ikut maju dikancah pemilihan wakil rakyat itu bukan tanpa sebab. Banyak hal yang mendasari. Diantaranya ingin membangunkan kembali peraturan daerah (Perda) nomor 23 tahun 2011 dari tidur panjangnya. Karena hingga saat ini Perda tentang konten lokal tersebut seperti matisuri tanpa ada yang menyentuhnya dari para penentu kebijakan untuk digaungkan kembali.

Padahal keberadaan Perda yang diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro di era Bupati Suyoto ini dampaknya sangat positif bagi rakyat Bojonegoro dalam kegiatan industri migas. Terutama kontraktor lokal ring satu sumur Migas.

"Perda konten lokal ini perlu disentuh karena manfaatnya sudah nyata dirasakan masyarakat. Jadi jangan lantas dilupakan, tapi harus kembali dijalankan. Jangan hanya menjadi macan kertas saja, hingga membuat pengusaha lokal minim keterlibatannya dalam proyek, baik proyek migas maupun lainya yang ada di Bojonegoro," tandas pria yang juga Direktur PT General Machmudy Technindo.

Selain itu, lanjut Mahmudi, dunia pendidikan juga perlu diperhatikan secara serius. Mulai tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan perguruan tinggi. Melalui program beasiswa. Mengingat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro cukup besar.

"Jika programnya ingin mengena maka beasiswa itu diberikan minimal mulai dari tingkat SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Tanpa pandang bulu, terpenting penerima beasiswa benar benar memiliki kemampuan berkualitas. Guna membentuk pondasi jangka panjang generasi penerus bangsa yang handal. Bukan diperuntukkan kepada yang sudah usia tua," imbuhnya.

Selanjutnya bahan pokok untuk pertanian, seperti pupuk yang kerap sulit didapat petani, dan pengangguran semakin banyak karena minimnya peluang kerja. Misal keterlibatan dalam proyek yang ada. Padahal Bojonegoro merupakan salah satu daerah penghasil Migas, harusnya mampu melibatkan tenaga kerja lokal lebih banyak. Belum lagi ditambah proyek yang dari daerah sendiri.

"Kalau niatnya benar benar ingin membuat Bojonegoro lebih baik dan maju disegala bidang, harusnya semua itu mampu diatasi. Dari situlah niat saya bulat untuk ikut di Pileg mendatang. Semoga Allah mengabulkannya," pungkas pria ramah ini.(sam)

Kredit

Bagikan