Dibantu EMCL, Rasakan Multi Guna Embung Bonorejo

user
Sasongko 21 November 2022, 10:51 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Masyarakat Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kini telah merasakan beragam manfaat dari Embung desa setempat. Manfaat itu diantaranya tanam padi bisa dua kali dalam setahun hingga fungsi rekreasi dan ekonomi.

Kepala Desa (Kades) Bonorejo, Rahmad Aksan menuturkan, pertanian di desanya kebanyakan menganut sistem sawah tadah hujan. Dengan begitu para petani hanya bercocok tanam pada musim penghujan. Sehingga hanya mampu panen padi sekali dalam setahun.

Sejak dibantu oleh operator ladang minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), pada 2016 lalu melalui CSR (Corporat Social Responsibility) untuk pembangunan embung terjadi peningkatan produksi padi.

"Dari semula hanya panen sekali, kini bisa meningkat menjadi dua kali dalam setahun," tutur Kades Rahmad Aksan, kepada SuaraBanyuurip.com, Senin (21/11/2022).

Dijelaskan, embung tersebut berdiri di atas Tanah Kas Desa (TKD) Bonorejo. Dengan seluas 6.000 meter persegi. Awalnya hanya untuk membantu mengairi sawah kurang lebih seluas 15 hektar. Namun kemudian sejak tahun 2020 pemanfaatan embung dikembangkan ke berbagai fungsi. Yakni fungsi wisata, rekreasi, dan kuliner.

Bersama pihak terkait, Community Relation Supervisor EMCL, Beta Wicaksono, saat menanam pohon di sekitar area Embung Bonorejo.
© 2022 suarabanyuurip.com/Arifin Jauhari

Sebagai tempat wisata, sejumlah peralatan rekreasi pun digelontorkan ke embung Bonorejo. Misalnya perahu kayuh, dan terakhir ditebar benih ikan nila untuk fungsi kolam pemancingan. Namun ada satu hal yang ikonik yaitu, pemandangan flare lapangan migas Banyu Urip yang hanya berjarak sekira 800 meter dari embung.

"Secara keseluruhan dari embung ini kami bisa meraih pendapatan Rp15 juta belum dipotong lain lain. Kemudian masuk sebagai Pendapatan Asli Desa (PADes) senilai Rp7,5 juta," tandas Kades ring satu ladang minyak Banyu Urip.

Dukungan EMCL kepada Bonorejo juga terus berlanjut. Belum lama ini diresmikan gedung pertemuan di seberang embung seluas 10x4 meter dari program Patra Daya 2022.

"Selain itu juga penanaman pohon di sekeliling embung," ucapnya.

Sementara Community Relation Supervisor EMCL, Beta Wicaksono mengatakan, bantuan yang diberikan ke Desa Bonorejo selalu dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Sehingga tidak ada dobel anggaran dan tepat pada sasaran.

"Supaya tidak terjadi overlapping. Sehingga komitmen EMCL dalam membantu masyarakat sekitar wilayah operasi betul-betul bisa dirasakan manfaatnya," pungkasnya.(fin)

Kredit

Bagikan