Pertamina Dukung Pemerintah Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

user
Sasongko 20 Desember 2022, 08:00 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Sami'an Sasongko

Jakarta - Pertamina sangat mendukung program pemerintah membangun ekosistem kendaraan listrik. Kendati Pertamina sesuai penugasan terlebih dahulu menyediakan fasilitas atau infrastrukturnya. Hal itu diungkapkan oleh CEO Subholding Pertamina New and Renewable Energy (PNRE) Dannif Danusaputro.

Menurut Dannif, penyediaan fasilitas itu dilakukan agar masyarakat yang sudah menggunakan kendaraan listrik lebih percaya diri. Karena charging station maupun battery swapping station-nya sudah tersedia.

"Sehingga tidak ada kekhawatiran bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik," kata Dannif dalam siaran persnya.

Dannif menyampaikan, bahwa Pertamina sangat mendukung program konversi motor listrik. Sebab hal ini sejalan dengan Pertamina yang saat ini sedang mengembangkan bisnis baterai untuk mendukung optimalisasi Electric Vehicle (EV) ecosystem. Sehingga nantinya motor-motor listrik maupun motor yang dikonversi bisa melakukan swapping atau penukaran baterai.

"Jadi kedepannya motor-motor listrik dan konversi dijualnya harus dengan menggunakan baterai terstandarisasi sehingga bisa di swapping," imbuhnya.

Sementara Menteri ESDM, Arifin Tasrif mengatakan, bahwa target kendaraan listrik dalam dokumen Grand Strategi Energi Nasional dan Rancangan Net Zero Emission kurang lebih dua juta kendaraan listrik roda empat dan 13 juta kendaraan listrik roda dua pada tahun 2030.

Selain itu, Kementerian ESDM telah menetapkan konversi motor BBM ke listrik sebesar 6 juta sampai tahun 2030. Dengan manfaat mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 13,4 juta barel per tahun.

"Karena itu, hal ini bisa menghemat kompensasi Pertalite Rp9,48 triliun per tahun. Penurunan emisi CO2 sebesar 4,0 Juta Ton CO2. Peningkatan konsumsi listrik 2,6 TWh per tahun, dan multiplier effect pada ekonomi kurang lebih Rp84 triliun," ujar Arifin.(sam)

Kredit

Bagikan