Antrean Mengular, Pendaftar PPS di Bojonegoro Membludak

user
Sasongko 26 Desember 2022, 17:30 WIB
untitled

Suarabanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Animo pendaftar Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 di Bojonegoro, Jawa Timur, sangat tinggi. Terbukti, terjadi antrean mengular di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah setempat, Senin (26/12/2022).

Salah satu pendaftar, Ahmad Fauzi asal Kecamatan Kepohbaru mengaku, antre menyerahkan berkas sejak pagi. Dia tiba di kantor KPU Bojonegoro sejak pukul 08.00 WIB. Namun hingga pukul 15.00 WIB belum mendapat giliran.

Pria pekerja wiraswasta ini berharap bisa lolos menjadi PPS. Selain menambah kesibukan, dia beralasan rela antre berjam-jam demi turut berperan serta menyukseskan Pemilu 2024.

"Ini tinggal berkas hard copy-nya. Sebelumnya sudah saya unggah berkas via aplikasi," ujarnya.

Begitu pula Dwi Susilowati, pendaftar PPS lainnya asal Kecamatan Tambakrejo mengaku berada dalam antrean sejak pukul 13.00 WIB. Keikutsertaan dalam antrean hari ini disebabkan ketidaktahuannya bahwa pendaftaran telah diperpanjang.

"Sebelumnya, pendaftaran berakhir tanggal 27 Desember 2022. Setelah di sini baru tahu kalau pendaftaran diperpanjang," ucapnya.

Anggota KPU Bojonegoro Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Mustofirin.
© 2022 suarabanyuurip.com/Arifin Jauhari

Sementara itu, Anggota KPU Bojonegoro Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia, Mustofirin membenarkan, bahwa masyarakat sangat antusias mendaftar dalam seleksi pembentukan Badan Ad Hoc Pemilu 2024.

"Animo masyarakat sangat tinggi. Per hari ini pukul 15.00 WIB tadi jumlah pendaftar sudah mencapai 5.035," katanya kepada SuaraBanyuurip.com.

Pria yang karib disapa Firin ini meyakini, itu merupakan tanda bahwa trust (kepercayaan) masyarakat tinggi terhadap proses rekrutmen. Pihaknya harus menjawab kepercayaan publik tersebut dengan menjalankan proses rekrutmen yang mekanismenya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dijelaskan, kebutuhan KPU Bojonegoro untuk PPS berdasar 430 desa/kelurahan sebetulnya hanya sebanyak 1.290 orang. Kalkulasinya adalah tiga PPS di tiap desa. Sementara jumlah pendaftar sejak dibuka pada 18 Desember 2022 hingga tanggal 26 Desember 2022 sudah lebih dari 5.000 orang.

Para peserta mendaftar secara online yaitu mengunggah berkas melalui aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA) maupun menyerahkan berkas fisik secara offline langsung ke KPU untuk diverifikasi.

Persyaratan itu antara lain, surat pernyataan mendaftar, yang didalamnya ada 12 item, Kartu Tanda Penduduk (KTP), pas foto, dan surat keterangan sehat.

Timbulnya antrean panjang ini paling banyak pada hari ini. Disebabkan banyak peserta tidak tahu bahwa telah ada perpanjangan pendaftaran hingga 30 Desember 2022. Selain itu, banyak pula yang tidak mengetahui jika KPU Bojonegoro tetap membuka pelayanan meskipun hari libur.

"Padahal kami sudah lakukan sosialisasi. Tetapi ternyata masih banyak peserta yang belum tahu bahwa kami memberikan layanan meski di hari libur," jelasnya.(fin)

Kredit

Bagikan